Profil Indeks Massa Tubuh dan Massa Lemak pada Wanita Lansia di Bandung Utara
Authors
Meilinah Hidayat
Magister Penuaan Kulit dan Estetika, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha
Kristianto Witono
Magister Penuaan Kulit dan Estetika, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha
Edo Raharja
Magister Penuaan Kulit dan Estetika, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha
Anton Sumarpo
Program Studi Bioteknologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha
Abstract
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) merupakan fenomena global yang disertai perubahan komposisi tubuh, seperti peningkatan massa lemak, penurunan massa otot, dan akumulasi lemak viseral yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiometabolik. Wilayah Bandung Utara memiliki karakteristik demografis dan sosial yang beragam dengan jumlah populasi lansia yang terus meningkat seiring meningkatnya angka harapan hidup. Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil usia, tekanan darah, Indeks Massa Tubuh (IMT), persentase massa lemak tubuh, massa otot, dan lemak viseral pada wanita usia 40–85 tahun di wilayah Bandung Utara, serta distribusi status IMT dan proporsi massa lemak tubuh berdasarkan analisis komposisi tubuh. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel terdiri dari 101 wanita usia 40–85 tahun yang direkrut menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara singkat, pengukuran tekanan darah, pengukuran antropometri, serta pemeriksaan komposisi tubuh menggunakan body analyzer berbasis bioelectrical impedance analysis (BIA). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi karakteristik responden. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada kelompok usia 60–79 tahun (81,23%) dan sebagian besar berstatus ibu rumah tangga (76,34%). Distribusi IMT terbesar berada pada kategori obesitas I (36,63%). Lebih dari 80% responden memiliki persentase lemak tubuh tinggi hingga sangat tinggi, sementara 93,07% memiliki massa otot rendah. Sebagian besar lemak viseral tergolong kategori normal, meskipun sekitar sepertiga responden menunjukkan peningkatan. Hasil ini menunjukkan kecenderungan peningkatan persentase lemak tubuh seiring meningkatnya kategori IMT. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa wanita usia 40–85 tahun di Bandung Utara didominasi kelompok lansia dengan persentase lemak tubuh tinggi dan massa otot rendah.