Kajian sirkulasi udara terhadap kenyamanan termal pada Gedung MB Mutiara Futsal, Cipedes
DOI:
https://doi.org/10.28932/ds.v1i2.14319Keywords:
Fasilitas Futsal, Green Design, Kenyamanan Termal, Pengguna Bangunan, Sirkulasi UdaraAbstract
Kualitas sirkulasi udara merupakan faktor penting dalam menunjang kenyamanan termal dan kelancaran aktivitas fisik pada bangunan fasilitas olahraga, khususnya gedung futsal dengan intensitas penggunaan yang tinggi. Penelitian ini dilakukan di Gedung MB Mutiara Futsal Cipedes, Kota Bandung, dengan tujuan menganalisis kondisi aktual sirkulasi udara serta pengaruhnya terhadap kenyamanan dan pengalaman pengguna, ditinjau dari prinsip green design. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan responden berupa pengguna aktif lapangan futsal yang sedang beraktivitas di lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi fisik bangunan, wawancara semi-terstruktur dengan pengguna, serta dokumentasi elemen ventilasi dan tata ruang bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ventilasi yang diterapkan belum memenuhi prinsip ventilasi alami yang optimal. Bukaan udara ditempatkan di area atas bangunan dengan konfigurasi yang sebagian terhalang material penutup, sehingga aliran udara segar tidak berlangsung efektif. Kondisi ini menyebabkan kenyamanan termal rendah pada siang hari, yang ditandai oleh persepsi pengguna terhadap udara pengap, suhu ruang yang tinggi, serta berkurangnya kenyamanan saat beraktivitas. Sebaliknya, tingkat kenyamanan relatif meningkat pada sore dan malam hari seiring berkurangnya intensitas panas matahari. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas sirkulasi udara berpengaruh langsung terhadap kenyamanan pengguna dan keberlangsungan aktivitas futsal, sehingga diperlukan perbaikan sistem ventilasi yang selaras dengan prinsip green design untuk meningkatkan kenyamanan, kesehatan pengguna, dan efisiensi energi bangunan.References
Rizi, A.R., Sangin, H., Haghighatnejad Chobari, K., Eltaweel, A., & Phipps, R. (2023). Optimising daylight and ventilation performance: A Building envelope design methodology. Buildings, 13(11), 2840.
Chenvidyakarn, T. (2007). Passive design for thermal comfort in hot humid climates. Journal of Architectural/Planning Research and Studies (JARS), 5(1), 1-28.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Dewi, F. G. U. (2012). Pengaruh Kecepatan Dan Arah Aliran Udara Terhadap Kondisi Udara Dalam Ruangan Pada Sistem Ventilasi Alamiah. Jurnal Rekayasa Mesin, 3(2), 299-304.
Ilmiansah, M., Latif, S., Paddiyatu, N., Amal, C. A., Amin, S. F. A., & Idrus, I. (2025). Arsitektur Tropis Berkelanjutan untuk Infrastruktur Olahraga: Desain yang Tanggap Iklim untuk Pusat Pelatihan Bulu Tangkis di Polewali Mandar. Journal of Green Complex Engineering, 2(2), 55-60.
Lechner, N. (2005). Heating, cooling, lighting: Design methods for architects, Translated by Keynejad MA. Azari R. Tabriz: Tabriz Islamic Art university.
Liu, T., Chen, L., Yang, M., Sandanayake, M., Miao, P., Shi, Y., & Yap, P.-S. (2022). Sustainability considerations of green buildings: a detailed overview on current advancements and future considerations. Sustainability, 14(21), 14393.
Mannan, A. (2007). Faktor Kenyamanan Dalam Perancangan Bangunan (Kenyamanan Suhu-Termal Pada Bangunan). Jurnal Ichsan Gorontalo, 2(1), 466-473.
McLennan, J. F. (2004). The philosophy of sustainable design: The future of architecture. Ecotone publishing.
Pradityo, F., & Surantha, N. (2019). Indoor air quality monitoring system with fuzzy logic control based on IOT. Int. J. Sci. Technol. Res, 8(8), 1824-1829.
Pujiyanti, I. (2021). Pengaruh Ventilative Cooling terhadap Kenyamanan Thermal pada Bangunan Fasilitas Kesehatan. Proceedings of International on Healthcare Facilities, 1(1), 75-81.
Stasi, R., Ruggiero, F., & Berardi, U. (2024). Influence of cross-ventilation cooling potential on thermal comfort in high-rise buildings in a hot and humid climate. Building and Environment, 248, 111096.
Takona, J. P. (2024). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Quality & Quantity, 58(1), 1011-1013.
Tavakoli, E., O'Donovan, A., Kolokotroni, M., & O'Sullivan, P. D. (2022). Evaluating the indoor thermal resilience of ventilative cooling in non-residential low energy buildings: A review. Building and Environment, 222, 109376.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83-91.
Zuo, J., & Zhao, Z.-Y. (2014). Green building research–current status and future agenda: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 30, 271-281.https://doi.org/10.1016/j.rser.2013.10.021
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farid Faqih Munadi, Erwin Ardianto Halim, Tessa Eka Darmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




