STUDI PERENCANAAN PROYEK MODERNISASI SALURAN IRIGASI DAERAH INDRAMAYU

Penulis

  • Rein Algaven Rimbo
  • Robby Yussac Tallar Universitas Kristen Maranatha

DOI:

https://doi.org/10.28932/jste.v1i2.13897

Kata Kunci:

Debit, Irigasi, Saluran

Abstrak

Irigasi merupakan upaya mendapatkan dan mendistribusikan air untuk menunjang kegiatan pertanian termasuk didalamnya perkebunan, ladang, dan sawah. Kerja irigasi adalah salah satu kriteria yang menggambarkan pengelolaan sistem irigasi. Irigasi dibagi atas empat bagian yaitu, Irigasi Gravitasi, Irigasi Bawah Tanah, Irigasi Siraman, dan Irigasi Tetesan. Pada perencanaan ini berlokasi di Kab. Cirebon dan Indramayu Propinsi Jawa Barat, pada studi ini saya akan melakukan perencanaan saluran irigasi sekunder pada lokasi yang sudah di tentukan. Dalam laporan ini akan membahas, menghitung besar debit air, menghitung luas penampang saluran, menghitung tinggi saluran, menghitung lebar saluran, merencanakan tinggi lebar dan luas penampang saluran, menentukan tinggi jagaan saluran bentuk trapezium, menghitung kecepatan aliran rencana, menghitung keliling hidrolik, menghitung jari-jari hidrolik, dan menghitung kemiringan saluran.   Kata kunci: Irigasi, saluran, debit 

Referensi

Armanda, D. Penerapan SMK3 Bidang Konstruksi Medan. Jakarta. 2006.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.09/PER/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

Soeharto, I. Manajemen Proyek Dari Konseptual Sampai Operasional. Jakarta: Penerbit Erlangga. 1995.

Sosrodarsono, S., & Kensaku, T. (1985). Hidrologi untuk Pengairan. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Mawardi, Erman. Desain Hidrolik Bangunan Irigasi. Jakarta: Alfabeta. 2007.

Peraturan Daerah Kabupaten Lahat No.5, Tentang Irigasi. Lahat. 2016.

Direktorat Jendral Sumber Daya Air. Standar Perencanaan Irigasi. Jakarta. 1986.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-30

Terbitan

Bagian

Engineering