Analisis Kerentanan Lahan Bantaran Sungai Way Mesuji Dengan Pendekatan Deskriptif Kuantitatif

Penulis

  • Muhammad Hakiem Sedo Putra Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, Institut Teknologi Sumatera, Lampung, 35365, Indonesia
  • Mashuri Mashuri Teknik Sipil, Institut Teknologi Sumatera Lampung, 35365, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.28932/jts.v22i1.10238

Kata Kunci:

Bantaran, Deskriptif kuantitatif, Kerentanan lahan, Sungai, Way Mesuji

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan lahan bantaran Sungai Way Mesuji menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Kerentanan lahan bantaran sungai merupakan isu penting yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan mitigasi bencana banjir. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kerentanan yang mencakup penggunaan lahan, kondisi fisik lahan, dan risiko bencana banjir. Data dikumpulkan melalui survei lapangan, penginderaan jauh, dan analisis spasial menggunakan perangkat lunak GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan lahan di sepanjang bantaran sungai bervariasi, dengan beberapa daerah menunjukkan kerentanan tinggi akibat aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan dan kondisi geologis yang rentan. Temuan ini memberikan dasar penting untuk perencanaan mitigasi risiko bencana dan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di kawasan bantaran Sungai Way Mesuji.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdillah, A., & Adji, T. N. (2018). Kajian Kerentanan Airtanah terhadap Pencemar di Daerah Aliran Sungai Serang. Jurnal Bumi Indonesia, 7(2).

Asiki, M. I., Maryati, S., & Akase, N. (2019). Analisis Tingkat Kerentanan Longsor Daerah Muara Sungai Bone Kota Gorontalo. Jambura Geoscience Review, 1 (2), 87–101.

Balahanti, R., Mononimbar, W., & Gosal, P. H. (2023). Analisis tingkat kerentanan banjir di kecamatan singkil kota manado. Spasial, 11(1), 69-79.

Bongi, A., Rogi, O. H., & Sela, R. L. (2020). Mitigasi Risiko Bencana Banjir di Kota Makassar. Sabua: Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur, 9(1), 1-12. DOI: https://doi.org/10.35793/sabua.v9i1.31720

Caesarina, H. M., & Rahmani, D. R. (2021). Keterkaitan Permukiman Tepi Sungai dan Ruang Terbuka Hijau-Biru terhadap Kerentanan Bencana Banjir di Kota Kasongan Kalimantan Tengah. In Prosiding Seminar Nasional Planoearth (Vol. 2, pp. 88-92).

Horhoruw, H. A., Rogi, O. H., & Supardjo, S. (2020). Tingkat Kerentanan Terhadap Bencana Banjir Di Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa. SPASIAL, 7(1), 124-133. DOI: https://doi.org/10.35793/sp.v7i1.27794

Mappatarai, M., Manaf, M., & Alimuddin, I. (2024). Tingkat Kerawanan, Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur. Urban and Regional Studies Journal, 6(2), 265-277. DOI: https://doi.org/10.35965/ursj.v6i2.4500

Murdiagatma, S. S. (2025). Pengaruh Perubahan Iklim pada Konstruksi Bendungan: Review Artikel. Jurnal Teknik Sipil, 21(1), 128-143. DOI: https://doi.org/10.28932/jts.v21i1.8009

Napitupulu, R. T., & Putra, M. H. S. (2024). Pengaruh Bod, Cod Dan Do Terhadap Lingkungan Dalam Penentuan Kualitas Air Bersih Di Sungai Pesanggrahan. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 5(2), 79-82. DOI: https://doi.org/10.30595/civeng.v5i2.17878

Nurhidayati, E., & Fariz, T. R. (2021). Korelasi karakteristik fisik rumah dan tingkat kerentanan sosio-ekonomi di tepian sungai kapuas Pontianak. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 9(1), 50-62. DOI: https://doi.org/10.14710/jwl.9.1.50-62

Pemani, I., Warouw, F., & Supardjo, S. (2019). Karakteristik Adaptasi struktural menurut tingkat kerentanan bencana banjir di permukiman sepanjang bantaran Sungai Sawangan Kota Manado. SPASIAL, 6(2), 398-409. DOI: https://doi.org/10.35793/sp.v6i2.25322

Putra, M. H. S., Annisa, G. O. N., Mashuri, M., & Mardika, M. G. I. (2021). Pemetaan Daerah Sebaran Banjir Di Hilir Tanggul Way Bulok Desa Sukamara Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 71-81. DOI: https://doi.org/10.35472/teknokreatif.v1i2.498

Putra, M. H. S. (2023). Potensi Metode Rainwater Harvesting dalam Pemenuhan Kebutuhan Air Domestik di SD Negeri 02 Gunung Terang Bandar Lampung. Jurnal Teknik Sipil, 19(1), 01-11. DOI: https://doi.org/10.28932/jts.v19i1.5112

Putri, M. K., Septinar, H., & Daulay, R. W. (2019). Analisis pengaruh pengelolaan lingkungan terhadap kondisi masyarakat Hilir Sungai Musi. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 16(2), 80-89 DOI: https://doi.org/10.15294/jg.v16i2.18955

Syafitri, A. W., & Rochani, A. (2022). Analisis penyebab banjir rob di kawasan pesisir studi kasus: Jakarta Utara, Semarang Timur, Kabupaten Brebes, Pekalongan. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 16-28. DOI:10.30659/jkr.v1i1.19975

Utama, L., & Naumar, A. (2015). Kajian kerentanan kawasan berpotensi banjir bandang dan mitigasi bencana pada daerah aliran sungai (DAS) Batang Kuranji Kota Padang. Rekayasa Sipil, 9(1), 21-28.

Wulandari, E., Sari, A. M., & Sabila, F. (2022). Faktor-Faktor Kerentanan dan Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Sub-Daerah Aliran Sungai, Kasus: Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning, 4(2), 95-109. DOI:10.26418/uniplan.v4i2.72192

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-04-01

Cara Mengutip

Putra, M. H. S., & Mashuri, M. (2026). Analisis Kerentanan Lahan Bantaran Sungai Way Mesuji Dengan Pendekatan Deskriptif Kuantitatif. Jurnal Teknik Sipil, 22(1), 14–24. https://doi.org/10.28932/jts.v22i1.10238