Analisis Kerentanan Lahan Bantaran Sungai Way Mesuji Dengan Pendekatan Deskriptif Kuantitatif
DOI:
https://doi.org/10.28932/jts.v22i1.10238Kata Kunci:
Bantaran, Deskriptif kuantitatif, Kerentanan lahan, Sungai, Way MesujiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan lahan bantaran Sungai Way Mesuji menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Kerentanan lahan bantaran sungai merupakan isu penting yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam dan mitigasi bencana banjir. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kerentanan yang mencakup penggunaan lahan, kondisi fisik lahan, dan risiko bencana banjir. Data dikumpulkan melalui survei lapangan, penginderaan jauh, dan analisis spasial menggunakan perangkat lunak GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan lahan di sepanjang bantaran sungai bervariasi, dengan beberapa daerah menunjukkan kerentanan tinggi akibat aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan dan kondisi geologis yang rentan. Temuan ini memberikan dasar penting untuk perencanaan mitigasi risiko bencana dan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di kawasan bantaran Sungai Way Mesuji.Unduhan
Referensi
Abdillah, A., & Adji, T. N. (2018). Kajian Kerentanan Airtanah terhadap Pencemar di Daerah Aliran Sungai Serang. Jurnal Bumi Indonesia, 7(2).
Asiki, M. I., Maryati, S., & Akase, N. (2019). Analisis Tingkat Kerentanan Longsor Daerah Muara Sungai Bone Kota Gorontalo. Jambura Geoscience Review, 1 (2), 87–101.
Balahanti, R., Mononimbar, W., & Gosal, P. H. (2023). Analisis tingkat kerentanan banjir di kecamatan singkil kota manado. Spasial, 11(1), 69-79.
Bongi, A., Rogi, O. H., & Sela, R. L. (2020). Mitigasi Risiko Bencana Banjir di Kota Makassar. Sabua: Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur, 9(1), 1-12. DOI: https://doi.org/10.35793/sabua.v9i1.31720
Caesarina, H. M., & Rahmani, D. R. (2021). Keterkaitan Permukiman Tepi Sungai dan Ruang Terbuka Hijau-Biru terhadap Kerentanan Bencana Banjir di Kota Kasongan Kalimantan Tengah. In Prosiding Seminar Nasional Planoearth (Vol. 2, pp. 88-92).
Horhoruw, H. A., Rogi, O. H., & Supardjo, S. (2020). Tingkat Kerentanan Terhadap Bencana Banjir Di Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa. SPASIAL, 7(1), 124-133. DOI: https://doi.org/10.35793/sp.v7i1.27794
Mappatarai, M., Manaf, M., & Alimuddin, I. (2024). Tingkat Kerawanan, Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur. Urban and Regional Studies Journal, 6(2), 265-277. DOI: https://doi.org/10.35965/ursj.v6i2.4500
Murdiagatma, S. S. (2025). Pengaruh Perubahan Iklim pada Konstruksi Bendungan: Review Artikel. Jurnal Teknik Sipil, 21(1), 128-143. DOI: https://doi.org/10.28932/jts.v21i1.8009
Napitupulu, R. T., & Putra, M. H. S. (2024). Pengaruh Bod, Cod Dan Do Terhadap Lingkungan Dalam Penentuan Kualitas Air Bersih Di Sungai Pesanggrahan. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 5(2), 79-82. DOI: https://doi.org/10.30595/civeng.v5i2.17878
Nurhidayati, E., & Fariz, T. R. (2021). Korelasi karakteristik fisik rumah dan tingkat kerentanan sosio-ekonomi di tepian sungai kapuas Pontianak. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 9(1), 50-62. DOI: https://doi.org/10.14710/jwl.9.1.50-62
Pemani, I., Warouw, F., & Supardjo, S. (2019). Karakteristik Adaptasi struktural menurut tingkat kerentanan bencana banjir di permukiman sepanjang bantaran Sungai Sawangan Kota Manado. SPASIAL, 6(2), 398-409. DOI: https://doi.org/10.35793/sp.v6i2.25322
Putra, M. H. S., Annisa, G. O. N., Mashuri, M., & Mardika, M. G. I. (2021). Pemetaan Daerah Sebaran Banjir Di Hilir Tanggul Way Bulok Desa Sukamara Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 71-81. DOI: https://doi.org/10.35472/teknokreatif.v1i2.498
Putra, M. H. S. (2023). Potensi Metode Rainwater Harvesting dalam Pemenuhan Kebutuhan Air Domestik di SD Negeri 02 Gunung Terang Bandar Lampung. Jurnal Teknik Sipil, 19(1), 01-11. DOI: https://doi.org/10.28932/jts.v19i1.5112
Putri, M. K., Septinar, H., & Daulay, R. W. (2019). Analisis pengaruh pengelolaan lingkungan terhadap kondisi masyarakat Hilir Sungai Musi. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 16(2), 80-89 DOI: https://doi.org/10.15294/jg.v16i2.18955
Syafitri, A. W., & Rochani, A. (2022). Analisis penyebab banjir rob di kawasan pesisir studi kasus: Jakarta Utara, Semarang Timur, Kabupaten Brebes, Pekalongan. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 16-28. DOI:10.30659/jkr.v1i1.19975
Utama, L., & Naumar, A. (2015). Kajian kerentanan kawasan berpotensi banjir bandang dan mitigasi bencana pada daerah aliran sungai (DAS) Batang Kuranji Kota Padang. Rekayasa Sipil, 9(1), 21-28.
Wulandari, E., Sari, A. M., & Sabila, F. (2022). Faktor-Faktor Kerentanan dan Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Sub-Daerah Aliran Sungai, Kasus: Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning, 4(2), 95-109. DOI:10.26418/uniplan.v4i2.72192
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Hakiem Sedo Putra, Mashuri Mashuri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
















