Analisis Keruntuhan Lereng pada Jalan Muaradua – Kotabatu, Kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan

Penulis

  • Ari Daman Haris Program Studi S2 Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Universitas Bina Darma, Palembang, 30111, Indonesia
  • Nurly Gofar Program Studi S2 Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Universitas Bina Darma, Palembang, 30111, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.28932/jts.v21i2.9828

Kata Kunci:

Faktor Keamanan, Infiltrasi Hujan, Keruntuhan Lereng, Konstruksi Jalan, Stabilisasi lereng

Abstrak

Pembangunan infrastruktur menyebabkan lereng harus di potong menjadi lebih curam dan menanggung beban konstruksi yang lebih besar. Meskipun dampak pemotongan lereng dan penambahan beban konstruksi terhadap kestabilan lereng telah diperhitungkan, namun beberapa proses yang mengikuti seperti terjadinya peningkatan tekanan air pori yang disebabkan oleh rembesan air hujan dan terjadinya rekahan pada permukaan tanah dapat menjadi pemicu terjadinya keruntuhan lereng.  Artikel ini menyajikan analisis stabilitas lereng alam yang mengalami pemotongan untuk memberi ruang bagi pembangunan jalan baru di bawah jalan yang ada. Analisis stabilitas menunjukkan bahwa lereng dalam kondisi stabil pada kondisi sebelum pemotongan (FK = 1,694) dan setelah pemotongan (FK = 1,423). Namun lereng tersebut runtuh setelah hujan lebat selama 3 hari pada tanggal 20 hingga 22 Juli 2022. Bidang kegagalan dimulai pada puncak lereng (crest) yaitu di bagian tengah jalan yang ada dan berhenti pada kaki lereng. Analisis rembesan yang dilakukan akibat infiltrasi hujan dengan mempertimbang posisi rekahan sebagai titik awal bidang longsor, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan tekanan air pori dalam lereng dan  FK turun menjadi 0,973. Pekerjaan perbaikan yang dilakukan setelah kegagalan meliputi penyelarasan ulang jalan yang ada, memperkuat kaki lereng dengan struktur penahan,  penutupan permukaan lereng dengan vegetasi serta pengaturan drainase permukaan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdullah, NHH. Gofar, N. Rahman, NAA. Roslan, S.M. (2013). Empirical Correlation for Estimation of Unsaturated Soil Shear Strength, Proceedings of IEEE, BEIAC 2013, Pulau Langkawi, Malaysia, 7-9 April 2013, p. 690 – 694

Badan Standarisasi Nasional (2017) Persyaratan Perancangan Geoteknik SNI 8640-2017

Direktorat Jenderal Bina Marga (2013) Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013

Ferryadi, A. & Gofar, N. (2022). Effect of Changing Free Water Level on the Stability of River Embankment. Jurnal Teknik Sipil Maranatha 18(1):33-50 https://doi.org/10.28932/jts.v18i1.3933

Geoslope International Ltd. 2018a. Slope Stability Analysis with SLOPE/W. Calgary, Canada.

Geoslope International Ltd. 2018b. Seepage Modelling with SEEP/W. Calgary, Canada.

Gofar, N. Pangestika, E.N., Harianto, Y., Gumay, H., Satyanaga, A. (2024). Effect of Near-Surface Heterogeneities on the Pore-water Pressure Distribution and Slope Stability. SINERGI 8(2) August. 0.22441/sinergi.2024.2.012

Gofar, N., & Rahardjo, H. (2017). Saturated and Unsaturated Stability Analysis of Slope Subjected to Rainfall Infiltration. MATEC Web of Conferences 101, 05004-SICEST2016. Bangka, Indonesia 8-9 November 2016.

Gofar, N. Lee M.L. (2008). Extreme Rainfall Characteristics for Surface Slope Stability in the Malaysian Peninsular. GEORISK: Assessment & Management Risk for Engineering Systems & Geohazards. 2 (2) 65-78. https://doi.org/10.1080/1799510802072991

Gofar, N. Lee M.L. and Asof, M. (2006). Transient Seepage and Slope Stability Analysis for Rainfall-Induced Landslide: A Case Study. Malaysian Journal of Civil Engineering. 18(1) 1-13.

Nugraha, A.S & Sutanto, A.K. (2019) Pengaruh Sudut Kemiringan Lereng terhadap Angka Stabilitas Lereng Tanah Kohesif Berdasarkan Kurva Taylor dan Software GEO5. Jurnal Teknik Sipil Maranatha 15(2): 87-99

Perera, Y. Y., Zapata, C. E., Houston, W. N., & Houston, S. L. (2005). Prediction of the Soil-Water Characteristic Curve Based on Grain-Size-Distribution and Index Properties. Paper presented at the Geo-Frontiers Congress.

Rahardjo, H., Nistor, M.M., Gofar, N., Satyanaga, A., Qin, X., & Yee. SIC. (2019). Spatial Distribution, Variation and Trend of Five-Day Antecedent Rainfall in Singapore, GEORISK: Assessment and Management of Risk for Engineered Systems and Geohazards, 14(3):177 - 191 https://doi.org/10.1080/17499518.2019.1639196

Satyanaga, A., Mohammad, A.S., Ibrahimi, A.B., Wijaya, M., Moon, S.W., Kim, J. (2023). Direct and Indirect Methods in Determination of Water Retention Curve of Residual Soils. Smart Geotechnics for Smart Societies. CRC Press. p. 3040 https://doi.org/10.1201/9781003299127

Sutejo, Y. & Gofar, N. (2015). Effect of Area Development on the Stability of Cut Slopes, Procedia Engineering 125:331-337

Zhai, Q. and Rahardjo, H. (2015), Estimation of Permeability Function from The Soil-Water Characteristic Curve, Engineering Geology, 199, 148-156. https://doi.org/10.1016/j.enggeo.2015.11.001.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-10-01

Cara Mengutip

Haris, A. D., & Gofar, N. (2025). Analisis Keruntuhan Lereng pada Jalan Muaradua – Kotabatu, Kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan . Jurnal Teknik Sipil, 21(2), 220–232. https://doi.org/10.28932/jts.v21i2.9828