Strategi Bisnis Clothing Line Berbasis Business Model Canvas dan Manajemen Hubungan Pelanggan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Laju perkembangan teknologi dan adopsi teknologi sektor bisnis menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis sehingga perlu menyesuaikan model bisnis konvensional ke arah digital. Objek penelitian Destiny Project Salatiga yang bergerak dibidang bisnis Clothing Line menggunakan model penjualan konvensional dalam menjalankan operasional. Hal ini dirasa masih kurang efektif untuk menjangkau pemasaran penjualan, sehingga dibutuhkan strategi dan implementasi pemanfaatan teknologi. Tujuan penelitian menganalisis strategi bisnis menggunakan Business Model Canvas dan implementasi proses bisnis dengan konsep E-CRM agar merekomendasikan proses bisnis berbasis digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian model bisnis konvensional kemudian analisis strategi bisnis dalam bentuk visualisasi proses bisnis berdasarkan kerangka Business Model Canvas dan mengetahui kelebihan, kelemahan, ancaman serta peluang bisnis, lalu tahap implementasi berbasis E-CRM menghasilkan rancangan proses bisnis digital dan desain tampilan dalam bentuk mobile. Dengan demikian memberikan layanan berkualitas serta kenyamanan pada customer, menjangkau pasar yang luas, memudahkan feedback balik antara customer dan pelaku bisnis, diharapkan nantinya hubungan baik terus terjalin. Adopsi teknologi pada bisnis Destiny Project Salatiga yang awalnya konvensional kemudian transformasi ke arah digital mampu menopang dan mendukung operasional bisnis. Penelitian memberikan kontribusi pada bidang kewirausahaan dan bidang teknologi guna mendukung transformasi bisnis digital.
Unduhan
Data unduhan belum tersedia.
Rincian Artikel
Cara Mengutip
[1]
M. O. Tumbade, W. E. Kogoya, G. Tabuni, Y. Tabuni, dan Y. O. Bebut, “Strategi Bisnis Clothing Line Berbasis Business Model Canvas dan Manajemen Hubungan Pelanggan”, JuTISI, vol. 12, no. 2, hlm. 186–201, Agu 2026.
Terbitan
Bagian
Articles

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License (https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/) which permits unrestricted non-commercial used, distribution and reproduction in any medium.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.