Perancangan buku pop-up interaktif Bahaya Headset sebagai media literasi kesehatan telinga untuk anak usia 8-10 tahun
DOI:
https://doi.org/10.28932/ds.v1i3.14156Kata Kunci:
Buku Pop-Up, Noise-Induced Hearing Loss, Edukasi Kesehatan Telinga, Flat Design, Paper EngineeringAbstrak
Peningkatan penggunaan gawai dan headset pada anak usia 8-10 tahun pasca-pandemi memunculkan risiko gangguan pendengaran dini yang sering kali terabaikan. Sayangnya, media edukasi kesehatan yang tersedia saat ini cenderung didominasi oleh teks dan kurang menarik secara visual bagi target audiens anak-anak. Penelitian ini bertujuan merancang media literasi interaktif berupa buku pop-up yang mampu memvisualisasikan dampak negatif penggunaan headset berlebih melalui pendekatan Desain Komunikasi Visual. Metode penelitian menggunakan model kualitatif deskriptif, Pengumpulan data meliputi observasi perilaku anak, wawancara ahli THT, dan studi pustaka. Pengambilan data dilakukan di RS Polri Raden Said Sukanto dan SDN 05 Pagi Lenteng Agung yang dipilih secara purposive untuk merepresentasikan data klinis dan perilaku target audiens urban. Hasil analisis digunakan sebagai dasar dalam perancangan buku pop-up. Konsep visual menerapkan gaya ilustrasi flat design dengan karakter chibi dan pewarnaan cerah untuk menciptakan daya tarik emosional, serta teknik paper engineering (V-Fold dan pull-strips) untuk meningkatkan keterlibatan taktil. Hasil perancangan ini adalah buku pop-up berjudul "Bahaya Headset" yang menyederhanakan informasi medis kompleks menjadi narasi visual interaktif. Media ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam menjembatani kesenjangan antara urgensi kesehatan telinga dan minat baca anak melalui stimulasi visual dan kinetik.Referensi
Ambrose, G., & Harris, P. (2011). The Fundamentals of Creative Design. Bloomsbury Publishing.
Anisah, K., Achmad Yanu Alif, F., & Abdullah Khoir, R. (2014). Perancangan Buku Pop-up Museum Sangiran sebagai Media Pembelajaran Tentang Peninggalan Sejarah. Art Nouveau, 2(1), 134-141.
Arjuna D, D., & Ardiansyah, B. F. (2019). Analisis Teknik dan Perkembangan Buku Pop-Up. [Perkembangan pop-up; teknik; buku]. Narada : Jurnal Desain dan Seni, 6(1), 129-144. https://doi.org/10.22441/narada.2019.v6.i1.007
Bluemel, N. L., & Taylor, R. H. (2012). Pop-up books: a guide for teachers and librarians. Bloomsbury Publishing USA.
Carter, D. A., & Diaz, J. (1999). The elements of pop-up: A pop-up book for aspiring paper engineers. Little Simon New York.
Elliot, A. J., & Maier, M. A. (2014). Color Psychology: Effects of Perceiving Color on Psychological Functioning in Humans. Annual Review of Psychology, 65, 95-120. https://doi.org/https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010213-115035
Handy, F. (2019). Ayo Rawat Telinga, Hidung, Tenggorokanmu! PT Bhuana Ilmu Populer.
Houts, P. S., Doak, C. C., Doak, L. G., & Loscalzo, M. J. (2006). The role of pictures in improving health communication: A review of research on attention, comprehension, recall, and adherence. Patient Education and Counseling, 61(2), 173-190. https://doi.org/10.1016/j.pec.2005.05.004
Jackson, P. (1993). The pop-up book: step-by-step instructions for creating over 100 original paper projects. Henry Holt and Company.
Kaya, N., & Epps, H. H. (2004). Relationship between color and emotion: A study of college students. College Student Journal, 38(3), 396-405.
Kusrianto, A. (2007). Pengantar desain komunikasi visual. In. Yogyakarta: Andi Offset.
Mardiansyah, R., Dini, R., Sandeya, R., Sandri. P, W. S., Afnida, M., Syafnita, T., & Hendri, N. (2025). Efektivitas Media Pop-Up Book Berbasis Augmented Reality dalam Mengoptimalkan Literasi Awal Anak Usia Dini tentang Budaya Nusantara. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 472-478. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i2.6062
Mayer, R. E. (2014). Cognitive Theory of Multimedia Learning. In R. E. Mayer (Ed.), The Cambridge Handbook of Multimedia Learning (2 ed., pp. 43-71). Cambridge University Press. https://doi.org/DOI: 10.1017/CBO9781139547369.005
Morissan. (2013). Teori komunikasi individu hingga massa. Kencana.
Organization, W. H. (2015). Make Listening Safe. WHO Press.
Siregar, I. A. (2025). Efektivitas Media Pembelajaran Pop-Up Book terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN 106811 Bandar Setia. Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, 4, 1178-1188. https://doi.org/10.58578/aldyas.v4i2.6204
Smartkids_Studio. (2017). Komik Sains Bocah pintar : Telinga Indra Pendengaran. Penerbit Andi.
Umar, R. H., Mokhtar, S., Arifuddin, A. T. S., & Pratama, A. A. (2023). Pengaruh Kebiasaan Penggunaan Headset terhadap Gangguan Telinga. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(10), 781-787.
Yusuf, V., & Christianna, A. (2020, 20 Oktober 2020). Perancangan Modul Pop-Up Dan Video Tutorial Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Rupa Damar Kurung. Prosiding SNADES 2020: Optimisme Desain Untuk Pembangunan Negeri,
Zentner, M. R. (2001). Preferences for colours and colour--emotion combinations in early childhood. Developmental Science, 4(4), 389-398. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/1467-7687.00180
##submission.additionalFiles##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dinar Soliha, Yulianto Hadiprawiro, Ahmad Faiz Muntazori

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





