Tinjauan proksemik dan aksesibilitas pada lorong Panti Tresna Werdha Nazareth Bandung
DOI:
https://doi.org/10.28932/ds.v1i3.14564Kata Kunci:
Aksesibilitas, Interior, Koridor, ProksemikAbstrak
Lorong pada fasilitas perawatan lansia idealnya dirancang untuk mengakomodasi lintasan dua kursi roda secara bersamaan guna menjamin keselamatan sirkulasi. Meskipun Panti Tresna Werdha Nazareth telah memenuhi standar dimensi ruang tersebut, keterbatasan fasilitas menyebabkan lorong beralih fungsi menjadi area penerimaan kunjungan umum. Kondisi ini memicu masalah kepadatan (crowding) yang berdampak negatif pada aksesibilitas dan kenyamanan proksemik penghuni panti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak alih fungsi lorong serta merumuskan rekomendasi penataan ruang yang lebih aman. Metode kualitatif diterapkan melalui observasi lapangan, pemetaan perilaku, dan dokumentasi visual-spasial, yang kemudian dianalisis dengan dukungan studi literatur mengenai proksemik dan manajemen kerumunan. Hasil observasi menunjukkan bahwa fungsi ganda lorong sebagai jalur sirkulasi sekaligus ruang semi-sosial dapat membahayakan keselamatan lansia, terutama dalam skenario evakuasi darurat. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan perlunya redesain zonasi spasial. Pendekatan desain yang diusulkan mencakup relokasi ruang interaksi sosial ke area terbuka atau taman yang berdekatan. Strategi ini tidak hanya berfungsi untuk mengembalikan pemenuhan standar keselamatan sirkulasi pada lorong, tetapi juga mengoptimalkan ruang terbuka hijau untuk mendukung kesehatan mental lansia.Referensi
Aldousari, A., Alghamdi, A., & Alwadei, H. (2021). The 1991 Americans with Disabilities Act (ADA) standards for accessible design. American Research Journal of Humanities and Social Sciences, 4, 59–62. https://www.arjhss.com/wp-content/uploads/2021/01/I415962.pdf
Anggarani, A. P. M., & Djoar, R. K. (2018). Hubungan risiko jatuh dengan takut jatuh pada lansia di Panti Werdha Surabaya. Jurnal Keterapian Fisik, 3(2), 63–68. https://doi.org/10.37341/jkf.v3i2.110
Cahya, Sucianti, Kusnedi, I. (2025). Tinjauan Proksemik Pada Area Lorong Lift Lobi Hotel Mercure Bandung City Centre. 2(2), 85–93. https://doi.org/10.33005/rachanainterior.v2i02.54
Eni, E., & Safitri, A. (2018). Gangguan kognitif terhadap resiko terjadinya jatuh pada lansia. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 8(1), 363–371. https://doi.org/10.33221/jiiki.v8i01.323
Fadilah, Z. A., Supriyatna, E., & Ferdinand, F. (2023). The implementation of accessibility facilities to elderly activities in Hargo Dedali Nursing Home, Surabaya. International Journal of
Application on Social Science and Humanities, 1(2), 1779–1788. https://doi.org/10.24912/ijassh.v1i2.27843
Hall, E. T. (1966). The Hidden Dimension. Doubleday Anchor Books. https://kulturiskvlevebi.weebly.com/uploads/1/8/3/7/18376403/hidden_dimension_1.pdf
Lunding, M. S., Grønbæk, J. E. S., Grymer, N., Wells, T., Houben, S., & Petersen, M. G. (2023). Reality and beyond: Proxemics as a lens for designing handheld collaborative augmented reality. Proceedings of the ACM on Human-Computer Interaction, 7(ISS), 21. https://doi.org/10.1145/3626463
Priyanto, A. N., Wirakhmi, I. N., & Susanto, A. (2022). Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian lansia dalam pemenuhan activity of daily living. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(1), 173–180. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i1.3506
Safitri, A. (2015). Panti Sosial Tresna Werdha Kota Pontianak. JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur, 3(1). https://doi.org/10.26418/jmars.v3i1.10751
Utami, P. A. (2025). Perancangan hunian lansia dengan konsep therapeutic space dan pendekatan biofilik untuk meningkatkan kesejahteraan di Triharjo, Kab. Sleman. Universitas Atma Jaya Yogyakarta. https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/34761/
Zein, A. O. S. (2015). Pendekatan Desain Interior untuk Hunian Lansia Sebagai Upaya Mengatasi Degeneratif. Jurnal Rekarupa, 3(1). https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekarupa/article/download/789/989
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muchamad Renaldi, Iyus Kusnaedi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





