Perancangan coffee table book transformasi kopitiam Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40-55 tahun

Penulis

  • Belicia Gyani Universitas Kristen Maranatha
  • Komang Wahyu Sukayasa Universitas Kristen Maranatha
  • Naniwati Sulaiman Universitas Kristen Maranatha

DOI:

https://doi.org/10.28932/ds.v2i1.16258

Kata Kunci:

Bandung, coffee table book, Kopitiam, Memori kolektif, Transformasi

Abstrak

Transformasi kopitiam di Bandung menunjukkan adanya perubahan pada identitas, fungsi, dan atmosfer ruang sebagai respons terhadap perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat. Perubahan tersebut dapat dilihat melalui pergeseran dari kopitiam tradisional menuju bentuk yang lebih modern, baik dari segi desain, penyajian menu, maupun pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Perancangan ini bertujuan menghasilkan coffee table book berjudul Jejak Rasa Kopitiam Bandung yang mendokumentasikan perjalanan transformasi kopitiam di Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40–55 tahun. Melalui pendekatan ilustrasi dan narasi visual, buku ini menyajikan sejarah singkat kopitiam serta transformasinya melalui studi kasus beberapa kopitiam di Bandung. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media yang informatif sekaligus memperkuat apresiasi terhadap nilai budaya dan memori yang terkandung dalam perkembangan kopitiam.

Referensi

Arviani, H., & Purbantina, A. P. (2025). Coffee Shop Transformation: Digital Promotion, Consumption, and Cultural Shifts in Indonesia. https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/icms/article/view/5076

Cross, N. (2021). Design thinking: Understanding how designers think and work. Berg.

Fitriani, D. (2023). Eksistensi Budaya Minum Kopi dari Era Kolonial hingga Era Modern. Jurnal Daya Nasional. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/dayanasional/article/view/70369

Garhwal, A. (t.th). Ramen Buzz - Coffee table book [Portofolio desain online]. Behance. https://www.behance.net/aasthagarhwal13

Green, P. (2022). More than decoration: The coffee table book as a tactile medium of visual communication. dalam S. Interaction (Ed.), The future of print media (hlm. 45–62). Academic Publishing.

Halbwachs, M. (1992). On collective memory (L. A. Coser, Trans.). The University of Chicago Press.

Lawson, B. (2006). How designers think: The design process demystified (4th ed.). Architectural Press.

Maspul, K. A., & Ardhin, M. (2025). Kopitiams at Crossroads: Can Malaysia’s Cultural Heartbeat Survive Globalization? Indonesian Journal of Social Development, 2(1). https://doi.org/10.47134/jsd.v2i4.3886

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya

Oldenburg, R. (1989). The Great Good Place: Cafes, Coffee Shops, Community Centers, Beauty Parlors, General Stores,

Bars, Hangouts, and How They Get You Through the Day. Paragon House.

Smeekes, A., & Verkuyten, M. (2015). The presence of the past: Identity continuity and group dynamics. European Review of Social Psychology. https://scholar.google.com/scholar?

q=The+presence+of+the+past%3A+Identity+continuity+and+group+dynamics+Smeekes+2015

Thompson, A. L., & Davis, K. M. (2021). Curated selves: Material culture and the display of identity through coffee table books. Journal of Material Culture and Consumer Behavior, 14(2), 112–128. doi.org

Weaver, Y. (t.th). Illustration: How to Malaysian coffee table book [Online portfolio] https://www.behance.net/gallery/89151123/

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-09-18

Cara Mengutip

Gyani, B., Sukayasa, K. W. ., & Sulaiman, N. . (2026). Perancangan coffee table book transformasi kopitiam Bandung sebagai upaya rekonstruksi memori kolektif bagi kelompok usia 40-55 tahun. Design Spectrum, 2(1), 79–92. https://doi.org/10.28932/ds.v2i1.16258

Terbitan

Bagian

Articles