Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja di UD.Tiga Bawang Kecamatan Sinembah Tj Muda Hilir
Abstract
Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah keluhan pada otot rangka yang umumnya dirasakan pada bagian leher, tangan, bahu, punggung, pinggang, dan kaki. Pekerja di UD. Tiga Bawang, s sebuah home industri pembuatan keripik ubi, mengalami keluhan MSDs akibat aktivitas produksi dengan posisi duduk atau berdiri dalam waktu lama, seperti pada proses pengupasan, pencucian, penggorengan, dan pengemasan. Aktivitas tersebut dilakukan dalam postur membungkuk dan gerakan berulang, yang dapat menyebabkan ketegangan otot skeletal, terutama di bagian lengan, tulang belakang, panggul, dan betis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja di UD. Tiga Bawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 35 pekerja yang dipilih menggunakan metode total sampling. Variabel independen yang diteliti adalah postur kerja, gerakan repetitif, umur, jenis kelamin, dan kebiasaan merokok. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner.Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) di ukur menggunakkan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara postur kerja (p value = 0,047) dan gerakan repetitif (p value = 0,029) dengan keluhan MSDs. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara umur (p value = 0,541), jenis kelamin (p value = 0,227), dan kebiasaan merokok (p=0,499) dengan keluhan MSDs. Disarankan agar pekerja mengatur waktu kerja dengan diselingi istirahat yang cukup serta melakukan peregangan secara rutin untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, dan mencegah keluhan MSDs.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
2026-06-26
Issue
Section
Articles



