Work Engagement Karyawan Perusahaan Manufaktur X : Peran Dukungan Organisasi dan Grit

Isi Artikel Utama

Hikmah Husniyah Farhanindya
Yanto Prasetyo
Devi Maharani Dwi Arti
Ulfa Adliya
Jennifer Stella Gunawan

Abstrak

Work engagement merupakan kondisi psikologis positif yang ditandai dengan semangat, dedikasi, dan penghayatan dalam bekerja. Dalam konteks industri manufaktur yang memiliki tuntutan kerja tinggi, work engagement menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberlangsungan organisasi. Berdasarkan Job Demands-Resources (JD-R) Theory, work engagement dipengaruhi oleh ketersediaan sumber daya pekerjaan (job resources) maupun sumber daya personal (personal resources). Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dukungan organisasi sebagai job resource dan grit sebagai personal resource terhadap work engagement pada karyawan perusahaan manufaktur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 121 karyawan tetap pada perusahaan manufaktur di Kabupaten Sidoarjo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Utrecht Work engagement Scale, Perceived Organizational Support Scale, dan GRIT Scale. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan organisasi dan grit secara simultan berhubungan signifikan dengan work engagement (F = 24,908; p < 0,001) dengan kontribusi efektif sebesar 29,7% (R² = 0,297). Secara parsial, dukungan organisasi (t = 3,670; p < 0,001) dan grit (t = 3,827; p < 0,001) berhubungan positif dan signifikan dengan work engagement . Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan organisasi dan grit merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap peningkatan work engagement pada karyawan perusahaan manufaktur.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Farhanindya, H. H. ., Prasetyo, Y. ., Arti, D. M. D. ., Adliya, U., & Gunawan, J. S. (2026). Work Engagement Karyawan Perusahaan Manufaktur X : Peran Dukungan Organisasi dan Grit. Humanitas (Jurnal Psikologi), 10(2), 243–254. https://doi.org/10.28932/humanitas.v10i2.15524
Bagian
Articles

Referensi

Azwar, S. (2013). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Bakker AB, Demerouti E. The job demands–resources model: State of the art. J Manag Psychol. 2007;22(3):309–28.

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands–resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2008). Towards a model of work engagement. Career Development International, 13(3), 209–223. https://doi.org/10.1108/13620430810870476

Bakker, A. B., Schaufeli, W. B., Leiter, M. P., & Taris, T. W. (2008). Work engagement: An emerging concept in occupational health psychology. Work & Stress, 22(3), 187–200. https://doi.org/10.1080/02678370802393649

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Duckworth, A. L., Peterson, C., Matthews, M. D., & Kelly, D. R. (2007). Grit: Perseverance and passion for long-term goals. Journal of Personality and Social Psychology, 92(6), 1087–1101. https://doi.org/10.1037/0022-3514.92.6.1087

Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507. https://doi.org/10.1037/0021-9010.71.3.500

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). Sage Publications.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Mustarie, R. D. Y. G., & Pratiwi, E. A. (2024). Contribution of hardiness and psychological capital to work engagement in Tasikmalaya Regency Council members. Humanitas (Jurnal Psikologi), 8(2), 225–238. https://doi.org/10.28932/humanitas.v8i2.8669

Prasetyo, Y., & Farhanindya, H. H. (2021). Resiliensi dengan work engagement pada karyawan lapangan. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(2), 350–361. https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v5i2.1356

Pujisari M. Hubungan antara grit dengan prestasi belajar mahasiswa. J Psikol Insight. 2014;13(2):121–9.

Rhoades, L., & Eisenberger, R. (2002). Perceived organizational support: A review of the literature. Journal of Applied Psychology, 87(4), 698–714. https://doi.org/10.1037/0021-9010.87.4.698

Robbins SP, Judge TA. Organizational behavior. 16th ed. Boston: Pearson Education; 2015.

Prasetyo, Y., & Farhanindya, H. H. (2021). Resiliensi dengan work engagement pada karyawan lapangan. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(2), 350–361. https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v5i2.1356

Salanova, M., & Schaufeli, W. B. (2008). A cross-national study of work engagement as a mediator between job resources and proactive behaviour. The International Journal of Human Resource Management, 19(1), 116–131. https://doi.org/10.1080/09585190701763982

Schaufeli, W. B., Salanova, M., González-Romá, V., & Bakker, A. B. (2002). The measurement of engagement and burnout: A two sample confirmatory factor analytic approach. Journal of Happiness Studies, 3(1), 71–92. https://doi.org/10.1023/A:1015630930326

Schaufeli, W. B., Bakker, A. B., & Salanova, M. (2006). The measurement of work engagement with a short questionnaire: A cross-national study. Educational and Psychological Measurement, 66(4), 701–716. https://doi.org/10.1177/0013164405282471

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Xanthopoulou, D., Bakker, A. B., Demerouti, E., & Schaufeli, W. B. (2007). The role of personal resources in the Job Demands–Resources Model. International Journal of Stress Management, 14(2), 121–141. https://doi.org/10.1037/1072-5245.14.2.121