Desain Busana Kerja Formal Modular Berbasis Sustainable Fashion untuk Ekspresi Identitas Diri Wanita Karier

Isi Artikel Utama

Sri Listiani
Suryawati
E. Lutfia Zahra

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk merancang busana multifungsi berbasis sustainable fashion yang ditujukan bagi wanita karier, dengan mempertimbangkan fungsi jangka panjang, fleksibilitas, serta kemampuan mengekspresikan identitas diri. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan wanita karier akan busana yang tidak hanya praktis dan estetis, tetapi juga ramah lingkungan dan mampu merepresentasikan karakter pribadi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan melibatkan 5 panelis yang terdiri atas desainer, akademisi, dan wanita karier sebagai responden. Peneliti merancang empat set busana multifungsi berwarna hitam, yaitu: (1) blazer tanpa lengan dengan celana panjang, (2) blazer berlengan bongkar-pasang dengan aksen pinggang, (3) blazer dengan ruffle di kerah dan manset, serta (4) celana yang dapat diubah menjadi rok. Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek utama: dimensi kualitas (kenyamanan, kekuatan bahan, konstruksi), prinsip desain (keselarasan bentuk, estetika, fungsi), keberlanjutan (bahan ramah lingkungan, daya tahan, perawatan), dan identitas diri (kesesuaian gaya dengan karakter pengguna). Hasil analisis menunjukkan bahwa desain kedua mendapatkan nilai tertinggi secara keseluruhan. Rata-rata skor keempat desain adalah 89,6%, dengan aspek keberlanjutan dan prinsip desain menjadi yang paling menonjol. Kesimpulannya, busana multifungsi berbasis sustainable fashion mampu memenuhi kebutuhan wanita karier modern dalam hal efisiensi, gaya, serta ekspresi identitas diri yang mendalam, sekaligus mendukung praktik mode berkelanjutan

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Listiani, S., Suryawati, S. ., & Zahra, E. L. . (2026). Desain Busana Kerja Formal Modular Berbasis Sustainable Fashion untuk Ekspresi Identitas Diri Wanita Karier. Serat Rupa: Journal of Design, 10(1), 41–54. https://doi.org/10.28932/srjd.v10i1.12980
Bagian
Articles

Referensi

Brodjonegoro, B. P. (2020). Peta jalan SDGs Indonesia menuju 2030. B. P. P. Nasional.

https://lmsspada.kemdiktisaintek.go.id/pluginfile.php/765421/mod_resource/co

ntent/1/Roadmap_Bahasa-Indonesia_File-Upload.pdf

Fletcher, K., & Tham, M. (2015). Routledge handbook of sustainability and fashion (1 ed.).

Routledge.

Handayani, R. (2022). Analisis pengembangan desain fashion berkelanjutan di

Indonesia. Narada Jurnal Desain dan Seni, 9(1), 95.https://doi.org/10.22441/narada.2022.v9.i1.008

Kaiser, S. B. (1997). The social psychology of clothing: Symbolic appearances in context

Fairchild Publications.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management Pearson Education.

McKelvey, K., & Munslow, J. (2011). Fashion Design: process, innovation & practice (2 ed.).

John Wiley & Sons.

Nidia, C., & Suhartini, R. (2020). Dampak fast fashion dan peran desainer dalam menciptakan sustainable fashion. Journal Online tata Busana, 9(2), 157-166.https://doi.org/10.26740/jurnal-online-tata-busana.v9i2.35921

Transforming our world: the 2030 agenda for sustainable development. United Nations. Department of Economic and Social Affairs. Sustainable Development. Diakses tanggal 1 Agustus from https://sdgs.un.org/2030agenda

Ülkü, M. A., & Hsuan, J. (2017). Towards sustainable consumption and production:

Competitive pricing of modular products for green consumers. Journal of cleaner

production, 142, 4230-4242.https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.11.050