Semiotika Kritik Sosial Terhadap Teknologi dalam Narasi Visual Film Akira (1988)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini menganalisis bentuk kritik sosial terhadap teknologi dalam film Akira (1988) karya Katsuhiro Ōtomo dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film ini merepresentasikan kecemasan terhadap sains dan teknologi yang berkembang tanpa pengawasan etis melalui simbolisme narasi visual yang kompleks. Analisis dilakukan dengan membedah tiga lapisan makna—denotasi, konotasi, dan mitos budaya dalam beberapa adegan representatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Akira menyampaikan kritik terhadap logika pencegahan nuklir, bahaya eksperimen psionik, dan kekhawatiran akan kemajuan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (AI) dan antarmuka otak-komputer (BCI). Dengan demikian, film ini bukan hanya produk fiksi ilmiah, melainkan juga narasi peringatan yang relevan terhadap perkembangan teknologi kontemporer. Penelitian ini memperlihatkan bahwa animasi dapat menjadi medium kritik sosial yang kuat dan reflektif.
Unduhan
Data unduhan belum tersedia.
Rincian Artikel
Cara Mengutip
Ramadhani, R. A., & Mansoor, A. Z. (2026). Semiotika Kritik Sosial Terhadap Teknologi dalam Narasi Visual Film Akira (1988). Serat Rupa: Journal of Design, 10(1), 55–70. https://doi.org/10.28932/srjd.v10i1.12308
Terbitan
Bagian
Articles

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Batool, A., Zowghi, D., & Bano, M. (2023). Responsible AI governance: A systematic literature review https://doi.org/https://doi.org/10.48550/arXiv.2401.10896